bismillaahirrahmanirahiim...
Porsi Kuli
Mungkin tidak begitu menarik untuk dibahas apakah itu bahasa umum atau kiasan. Disini nanti akan terdefinisi siapakah yang sebenarnya berhak andil besar menjadi penyebab terjadinya masalah.
Biasanya memang sudah tidak kaget lagi jika berhadapan dengan sosok yang bernama MSG apakah itu ???
yaaa "Mono Sodium Glutamate" sering dikenal dengan istilah bahan penyedap rasa pada makanan atau MICIN^_^
Memang bisa sebesar itukah dampak dari secuil makanan ???
"Iya bisa "itulah jawabku pada pertanyaan ini.
Berasal dari sebuah keluarga yang sederhana dan sikap yang disantunkan...maka terwujud hati yang lembut dan santun (aamiin). Setiap pagi Ibu selalu menyiapkan makanan yang beraneka macam jenisnya. Tak jarang rasa lapar ini tak tertahankan saat melihat tudung saji penuh dengan cemilan sehat ala Ibu tercintaku. Mulai beranjak remaja dengan aktivitas yang tidak sampai padat merayap aku di buatkan bekal setiap paginya. Sehingga terbiasa sebelum berangkat kesekolah aku selalu bersarapan ria dengan segudang ilmu yang harus aku santap^_^. Mulai terlihat menarik sebuah makanan instant disebuah kantin disekolahku menimba ilmu Sekolah Menengah Pertama (SMP), sehingga suatu ketika aku tertarik untuk membelinya, tanpa diketahui sang Ibu, akhirnya sampai dirumah keesokan harinya aku terlalaikan sholatku. Lagi-lagi kesiangan jadwal bangunku. Sehingga menumpuk sebagian pekerjaan yang diamanahkan untuk segera diselesaikan.
Berjalannya waktu pun dengan aku lalui sehat dalam kategori lahiriah walaupun bathin pun terkadang sakit ^_^ Saat aku masuk kedunia Sekolah Menengah Atas (SMA). Aku tertantang demi mewujudkan masa harapan kecilku. Apakah masa harapan kecil itu ??? masih ingatkah letak cerita pada judul Kenapa Lagi dan Lagi Angka 3 ??? yupzt...wanita kantoran. heee...aneh tak perlu difikirkan ya, jelas lucu jika menelaah arti kalimat tersebut.
Aku pagi-pagi sudah naik sepedah melewati kurang lebihnya 2 KM perjalanan yang sangat terjal bagi seorang remaja sepertiku. Akan tetapi azzamku sudah kuat untuk terus melanjutkan harapan itu. Sehingga 3 tahun pun aku lalui dengan mengayuh sepedah. Bukan hal yang luar biasa bagi ku tanpa adanya seorang Ibu disampingku kala itu. Bangun pagi dan mandi disubuh hari sudah terbiasa olehku, serta makan-makanan yang dimasakkan dengan penuh cinta dari tangan seorang yabg begiiitu besar jasanya yaitu seorang Ibu ^_^. Di kantin sekolah yang penuh dengan segerombolan siswa/i yang berasal dari keluarga yang wah pun sempat mewarnai kehidupanku. Tak dipungkiri, terkadang tidak bisa menolak untuk mencicipi masakan penuh dengan penyedap rasa , hueeek....pingin muntah jika mengingat kejadian itu ^_^ Melalui beberapa ujian yang datang dan pergi, aku pun lulus dengan yaaa....Alhamdulillaahirabbil'aalamiin cukup buat senang seorang Ibu dan Mamasku tersayang ^_^
Menginjak usia labil bukan lagi, namun butuh perhatian khusus lebih tepatnya. Aku dilanjutkan heee,,,apaan ya kok jadi bahasanya nda' mudeng ^_^ iya aku melanjutkan studyku disalah satu lembaga pendidikan swasta di Bandar Lampung. Di sana diriku mencoba mandiri (bukan mandi sendiri ). Di sebuah rumah bersama keluarga yang nota benenya suku Lampung. Aku harus bisa menyesuaikan keadaan ku sendiri. tak jarang saat pergantian waktu dari siang kemalam aku letih untuk memasak buat aku santap sendiri. Maka yaa... UU nya beli makanan jadi(sudah masak). Aku punya lidah yang beda rasa dengan teman-teman satu kostn ku . Jika mereka tak apa -apa setelah makan yang sudah jadi atau sayur matang, sedangkan aku,,,tertidur pulas tak ingat jika harus tepat waktu sholat. Iya itulah mengapa aku tuliskan diawal kata Porsi Kuli. Maksudnya adalah banyak porsinya akan tetapi penggunaan MGSnya yang tak beraturan.
Kamis Penuh Cinta Namun Penuh Duka Pula
Senyuman mengembang dari kedua belah wajah yang tak asing bagiku untuk kamis itu (Ayah dan Ibu Arif). Salam hormat ku pada 2 orang tua yang aku anggap telah mendapatkan gelar yang syah dalam gelar ORANG TUA. Hari itu cukup bisa membuat irisan mengecil dalam balutan hatiku yang sedih karena bimbang dalam penentuan antara pulang atau tidak Lebaran Idul Adha 1434 H yang tepatnya akan dilaksakan 15 Oktober 2013 hari Selasa. Mereka membawakan diriku sebungkus nasi yang terbalut plastik putih . Senang dikunjungi Ayahku apalagi beliau datang atas permintaanku beberapa hari yang lalu memintanya untuk menjengukku. Bukan rasa manja dalam hatiku berbuah ucapan itu, tapi aku ingin adanya tanggung jawab besar dari seoranng ayah terhadap anak putrinya yang ragil pula^_^
Berhubung diriku shaum...akhirnya aku bawa pulang nasi itu untuk ku makan sebagai menu buka ku maksud hatiku ^_^ Jam sore tak perlu menunggu lama bagi diriku yang punya banyak agenda. ciieeeehh...sok sibuk euy ^_^
Setelah pulang kerja hari kamis itu aku sempatkan untuk mampir kerumah ibu seorang tukang jahit baju( Fermaks).
Aku mengecilkan gamis putihku. yang big size jika aku pakai. Niatanku terhenti sejenak, ternyata si ibu tidak bisa melanjutkan karena keadaan sore itu mati lampu, yang membuta pekerjaan fermaks harus terhentikan dan esok pagi aku lanjutkan niatan itu. Selanjutnya aku sempatkan mampir ke sebuah toko Mini Market yang berada diujung persimpangan masuk kostnku. Disana aku membeli sebuah susu kedelai niatanku membelinya untuk bekal berbuka puasa, karena sebelumnya aku sudah pastikan tidak bisa buka dengan segelas madu hangat di kamar kostn ku ^_^ ada yang akan ditransfer melelui BRI Syariah di ujung jalan sana. Secepatnya aku kayuh kakiku untuk bisa cepat ditempat mesin ATM tanpa harus menunggu waktu berbuka. Tapi...Allaah lagi-lagi sayang, maka tak terasa di telingaku terdengar suara azan maghrib telah dikumandangkan. Aku berhenti sejenak tepat di halte Rumah Sakit disekitar tidak jauh dari mesin ATM BRI Syariah berdiri. Aku menikmati susu kedelai yang aku beli di toko tadi. Lalu aku lanjutkan mentransfer ke dalam mesin ATM.
Waktuku tak banyak jika sudah maghrib tiba. Maka aku cepatkan niatan sholat tepat waktu sesuai mutaba'ah yaumiyahku pekan kemarin ^_^ Setibanya di kostn entah angin dari mana tertangkap dalam pikiranku untuk membuka bawaan Ibu Arif dan Ayahku tadi siang yang mengunjungiku ditempat kerja.
Subhanalllaah Porsi Kuli dalam benakku berkata. Akan tetapi masyaAllaah jika aku lewatkan masa nikmat dari orang tuaku yang sudah ibarat kata meluangkan waktu demi permintaanku. Tanpa pikir panjang lagi aku lahap nasi Porsi Kuli itu. Aku tersadar bahwa My Beloved Mother pernah berkata "Senikmat2nya makan itu jangan buru2 ya dek ;)"
jleb!!!
Ku hentikan makanku, terselang waktu aku sempat tidur-tiduran....aiyiih..lalai ku kumat dalam malam itu. Dengan keadaan hanya lilin yang menerangi kamar kecilku. Aku sempatkan menaruh lilin dikamar mandi pula. Suasana padamnya lampu malam itu membuat hening kostnku. Tidak ada terdengar riuh Televisi apalagi handphone yang menyambung keadaan satu dengan yang jauh disana. Lalu singkat cerita ya ....
Aku tertidurkan akan rasa MSG yang sempat masuk kedalam aliran darahku atasa makanana nasi bungkus isi rendang dan tumisan sayur nangka +tempe+ kacang panjang. Aku sempat terbangun jam setengah 8 malam untuk sholat isya. Sayang beribu alasan aku tertidur pulas kembali.
:'( Terbangun saat Sijago merah (orange ) Malam itu tertawa membahana.
Subhanallaah...Allaahu Akbar... tak henti-hentinya hatiku tersadar untuk berdzkir terhadapNya.
Teringat akan nasihat Seorang bidadari hatiku (Ibu Husnawati ) yang telah mendidik aku menjadi muslimah tangguh InsyaAllaah ^_^
Kobaran Api semakin jelas mengena dinding kamar kostanku. Tak henti pula dzikir ku lantnkan dengan nada lembut, agar Ia yang Maha Lembut turut meridhoi semuanya yang telah terjadi. Aku tak tinggal diam bahkan untuk berteriak minta tolong ke mb kostn saja tak aku lakukan. Cukup yakin kekausaan Allaah pasti akan hadir. Aku ambil air dalam kamar mandi dan selesai sudah kobaran api itu, Ku pandangi kasur ku menengadahkan tubuh ringkihku. Ku amati benda -benda disekitarnya. Tanpa sadar...Jilbabku warna putih dan celana panjangku serta baju tidurku pun ikut terlahap si jago merah. Tangisku belum reda dalam hati, ada yang membuat mata tak sanggup menatapnya , ya .... SELIMUT KESAYANGANKU pun ikut terlahap. MasyaAllaah..apakah dosa hamba... bisa sampai seperti ini ???
Fikirku belum mengarah kan pada siapa yang memberi seprai dan sarung bantal bahkan selimut kesayanganku (semua berwarna biru ) jika tidak Ia lantarkan pada Ibuku ^_^
Disitu aku terdetak kagum akan jiwa yang masih belum sempuna. Maka aku ingat kan firmanNya
“Maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya.”[Fathir: 8]
Yaa Rabbi...:'(
Sungguh rasa ini telah bercampur rasa yang terindah yang pernah Engkau berikan padaku melewati masalah si jago merah dengan tetap yakin bahwa akan ada bantuan dari Engkau Yang Maha Segalanya.
Demikianlah tulisan ini aku buat demi terciptanya suatu hikmah pelajaran hidup kedepan bagaimana. Jazaakillah kahyraan katsiir for mb Alfi Nur R, mb Dini (samping kamar kostn ku) , Ayahku, Ibuku, Bude Kutik dan semua yang saling mendo'akan yang terbaik bagi diriku ^_^ terutama kepada Allaah Subhanahu Wata'ala Azza Wa Jallah dan Nabi Muhammad Shallaahu 'Alayhi Wasallam ^_^
hikmah terbaik ku bisa memadamkan si jago dan nafsu duniawi semata karenaNya aku bisa^_^
Alhamdulillaahirabbil'aalamiin...
Natar, Gang Sitara No 30 Lampung Selatan
malam jum'at 04 Dzulhijjah
10 oktober 2013 ^_^